PANGKALPINANG — Ratusan pelajar di Kabupaten Bangka tidak hanya menerima beasiswa, tetapi juga pendampingan belajar intensif untuk menembus perguruan tinggi negeri. Lewat program Pemali Boarding School dan kolaborasi MINDucation, PT TIMAH bersama holding MIND ID menggabungkan akses platform digital Ruangguru dengan pembinaan langsung di sekolah.
Program ini dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi seleksi nasional seperti SNBP, SNBT, hingga jalur mandiri. Fasilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi siswa di daerah yang kerap kesulitan mengakses bimbingan belajar berkualitas.
Akses Digital untuk Mengejar Ketertinggalan Materi
Salah satu penerima manfaat, Ulfia Maharani, mengaku terbantu dengan layanan tersebut. Ia bisa mengulang materi pelajaran yang belum dipahami secara mandiri melalui aplikasi.
"Saya bisa mengulang materi yang belum dipahami dan mengejar ketertinggalan pelajaran," ujar Ulfia. Siswi ini menargetkan melanjutkan pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan program studi Psikologi.
Fitur pendampingan ini dinilai krusial, terutama bagi siswa yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses bimbingan belajar konvensional. Materi digital yang tersedia bisa diakses kapan saja.
Motivasi dari Juara Clash of Champions
Selain pembelajaran akademik, siswa juga mendapat pembinaan pengembangan diri. Rafael David Santoso, peserta Clash of Champions Season 2, hadir memberikan materi tentang analisis SWOT dan Smart Goals di hadapan para pelajar.
Rafael mengajak siswa mengenali potensi diri dan menyusun tujuan secara terarah. Ia menekankan pentingnya memiliki gambaran target tiga hingga lima tahun ke depan yang diterjemahkan menjadi langkah konkret.
"Akses pembelajaran gratis melalui Ruangguru perlu dimanfaatkan secara maksimal," kata Rafael di hadapan siswa, seraya mendorong mereka untuk konsisten dalam belajar dan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia.
Membangun Ekosistem Pendidikan, Bukan Sekadar Bantuan
Kolaborasi ini menandai pergeseran paradigma bantuan korporasi di bidang pendidikan. PT TIMAH tidak hanya memberikan bantuan biaya sekolah, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang mencakup akses teknologi, pendampingan, dan pengembangan karakter.
Melalui skema ini, siswa dibekali kemampuan nonakademik yang dibutuhkan di dunia perkuliahan dan dunia kerja. Pembinaan soft skill menjadi bekal penting agar lulusan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan.
Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan menciptakan sumber daya manusia unggul dari daerah.