Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional di Cikarang, Len Industri Jadi Integrator Ekosistem

Penulis: Saiful  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:07:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan motor listrik nasional Molinas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Peluncuran Molinas bukan sekadar seremoni. Di balik penekanan tombol sirine oleh Presiden, pemerintah menyiapkan skema besar yang mencakup manufaktur, baterai, infrastruktur penukaran baterai, hingga pembiayaan. Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, menyebut ekosistem ini akan melibatkan BUMN, swasta, dan akademisi dalam satu kolaborasi yang disebut Presiden sebagai contoh nyata konsep Indonesia Incorporated.

Peran Len Industri dan Target Pengurangan Impor BBM

PT Len Industri akan mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan. Perusahaan pelat merah itu bertanggung jawab memastikan rantai pasok komponen dan baterai bisa diproduksi di dalam negeri, bukan sekadar perakitan.

"Hari ini adalah, menurut pendapat saya, salah satu contoh yang baik dari apa yang saya sebut Indonesia Incorporated," ujar Prabowo dalam sambutannya di lokasi acara.

Pemerintah menargetkan pengembangan motor listrik ini mampu menekan ketergantungan pada bahan bakar minyak. Dengan perpindahan ke tenaga listrik, beban impor energi nasional diharapkan berkurang secara bertahap.

Produsen yang Terlibat dan Peninjauan Fasilitas

Dalam kesempatan tersebut, Presiden meninjau lini produksi beberapa pabrikan yang tergabung dalam ekosistem Molinas. Selain ALVA yang menjadi tuan rumah, tampak produk dari Gesits dan unit usaha Mind ID ikut dipamerkan dalam exhibition.

Prasetyo menjelaskan, setelah peresmian, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama para pemangku kepentingan. Komitmen itu menjadi dasar hukum bagi kolaborasi antarperusahaan dalam membangun rantai pasok dan infrastruktur pendukung.

Dampak terhadap Lapangan Kerja dan UMKM

Pembangunan ekosistem ini diproyeksikan membuka peluang kerja baru di sektor manufaktur komponen. Pemerintah juga mendorong keterlibatan UMKM dan koperasi dalam rantai distribusi serta layanan purnajual.

"Peresmian MOLINAS akan menjadi titik awal dari proses pembangunan ekosistem motor listrik nasional yang perlu dilanjutkan secara bertahap dan terukur," kata Prasetyo dalam siaran persnya.

Tantangan terbesar kini ada pada penyerapan pasar. Pemerintah belum merinci insentif harga atau skema subsidi yang akan diberikan untuk mendorong masyarakat beralih dari motor konvensional. Yang jelas, kata Prasetyo, pengembangan industri, infrastruktur, dan pembiayaan harus berjalan terintegrasi agar ekosistem ini berkelanjutan.

Reporter: Saiful
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top