Pencarian

Luas Karhutla di Belitung Capai 212,9 Hektare hingga Agustus 2026, BPBD Gandeng Warga Perkuat Pencegahan

Selasa, 11 Agustus 2026 • 14:18:01 WIB
Luas Karhutla di Belitung Capai 212,9 Hektare hingga Agustus 2026, BPBD Gandeng Warga Perkuat Pencegahan
Petugas BPBD Kabupaten Belitung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Tanjungpandan, Selasa (11/8/2026).

TANJUNGPANDAN — BPBD Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat luas area terbakar akibat karhutla mencapai 212,90 hektare dalam periode Januari hingga 9 Agustus 2026. Angka tersebut berasal dari 179 titik api yang tersebar di sejumlah kawasan hutan dan lahan kering di wilayah itu.

Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Zainal Harison, mengatakan pihaknya kini menggandeng masyarakat untuk membantu pencegahan karhutla. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi kebakaran masih cukup tinggi di tengah kondisi cuaca panas terik dan angin kencang.

Ledakan Kasus di Juli dan Awal Agustus

Dalam dua bulan terakhir, tren kebakaran lahan menunjukkan peningkatan signifikan. Data BPBD mencatat pada Juli terjadi 51 kasus karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 81,94 hektare.

"Terutama pada bulan Juli dan awal Agustus ini. Cuaca panas terik disertai angin kencang membuat kondisi lahan kering sangat rentan dan cepat terbakar," ujar Zainal Harison di Tanjungpandan, Selasa.

Per 9 Agustus, 46 Lokasi Kebakaran Ditangani

Memasuki bulan Agustus, intensitas kebakaran masih tinggi. Hanya dalam kurun waktu sembilan hari pertama, BPBD telah menangani 46 lokasi kebakaran lahan dengan luas area terdampak mencapai 60,42 hektare.

Zainal menegaskan seluruh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dan armada pemadam kebakaran telah disiagakan penuh untuk menanggulangi kejadian karhutla. Ia juga meminta kerja sama semua pihak untuk saling menjaga dan tidak memicu timbulnya titik api.

Rekapitulasi Kebakaran Januari–Juni

Fluktuasi kasus karhutla terlihat jelas sepanjang tahun ini. Pada Januari tercatat 13 kasus dengan luas terbakar 6,77 hektare, Februari tiga kasus seluas tiga hektare, dan Maret melonjak menjadi 60 kasus dengan luas 55,46 hektare.

Memasuki April, kasus menurun drastis menjadi satu kejadian dengan luas 0,09 hektare. Mei tercatat nihil kasus, sementara Juni kembali muncul lima kasus dengan luas lahan terbakar 5,12 hektare.

Imbauan agar Warga Tidak Membakar Lahan

"Mencegah karhutla merupakan tanggungjawab bersama, maka mari kita jaga bersama-sama lingkungan dari ancaman bahaya karhutla," kata Zainal.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak membakar sampah tanpa pengawasan, mengingat sebagian masyarakat memiliki aktivitas di kawasan hutan.

Follow www.belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks