Pencarian

Telkom Pertegas Fokus Infrastruktur Digital, InfraNexia Siapkan Spin-Off Tahap Kedua

Minggu, 09 Agustus 2026 • 08:20:01 WIB
Telkom Pertegas Fokus Infrastruktur Digital, InfraNexia Siapkan Spin-Off Tahap Kedua
Telkom mengumumkan kesiapan InfraNexia memasuki tahap kedua pemisahan usaha untuk mempertegas fokus pada infrastruktur digital.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Telkom resmi mengumumkan kesiapan memasuki tahap kedua pemisahan usaha InfraNexia, entitas yang menaungi bisnis konektivitas grosir (wholesale). Melalui aksi korporasi ini, perseroan menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi bisnis yang lebih ramping dan efisien di tengah persaingan industri telekomunikasi yang kian ketat.

Fokus Baru pada Aset dan Kolaborasi

Manajemen menyatakan spin-off ini bukan sekadar perubahan struktur internal. Tujuan utamanya adalah memisahkan unit bisnis agar memiliki otonomi lebih besar dalam mengelola infrastruktur, mulai dari menara, kabel serat optik, hingga pusat data. Dengan struktur baru, InfraNexia diharapkan mampu bergerak lebih lincah menjalin kemitraan dengan pemain industri lain, termasuk operator seluler dan penyedia layanan cloud.

"Kami ingin setiap lini bisnis memiliki fokus dan akuntabilitas yang jelas. Spin-off tahap kedua ini adalah bagian dari strategi besar untuk memaksimalkan nilai aset digital yang kami miliki," ujar juru bicara Telkom dalam keterangan resminya.

Arti Penting bagi Ekosistem Telekomunikasi

Bagi pasar, langkah ini dinilai positif karena memberikan kejelasan valuasi pada masing-masing segmen bisnis Telkom. InfraNexia yang mengelola jaringan backbone dan kapasitas internasional akan menjadi entitas tersendiri yang potensi pendapatannya lebih transparan bagi investor.

Pemisahan ini juga berpotensi membuka peluang pendanaan eksternal. InfraNexia dinilai lebih mudah menarik mitra strategis atau investor swasta ketimbang harus bersaing dalam struktur konglomerasi yang besar. Hal ini sejalan dengan tren global di mana aset infrastruktur digital seperti menara dan kabel laut menjadi primadona investasi jangka panjang.

Dampak bagi Pelaku Bisnis dan Konsumen

Dari sisi layanan, pengelolaan infrastruktur yang lebih fokus diharapkan meningkatkan kualitas konektivitas wholesale. Penyedia layanan internet (ISP) dan perusahaan teknologi yang menyewa kapasitas dari Telkom berpotensi mendapatkan layanan dengan service level agreement (SLA) yang lebih baik.

Efisiensi operasional yang diraih dari hasil spin-off juga dapat menekan biaya produksi layanan. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menjaga harga layanan data tetap kompetitif di pasar yang masih didominasi perang tarif.

Telkom belum merinci jadwal resmi penyelesaian spin-off tahap kedua ini. Namun, sinyalemen awal menunjukkan bahwa perseroan serius mempercepat transformasi dari perusahaan telekomunikasi tradisional menjadi digital infrastructure player.

Follow www.belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks