BANGKA BELITUNG — Kemudahan membayar tagihan Akulaku dan Akulaku PayLater melalui Virtual Account (VA) kini berbanding lurus dengan meningkatnya risiko kejahatan digital. Para oknum penipu disebut semakin gencar mengincar pengguna yang lengah saat melakukan transaksi, baik melalui ATM maupun layanan mobile banking (m-banking).
Oleh karena itu, sebelum menekan tombol "kirim" atau "transfer", pengguna diimbau untuk tidak terburu-buru memasukkan PIN. Kewaspadaan ekstra menjadi kunci utama agar saldo rekening tidak menguap sia-sia.
Triple Check Sebelum Konfirmasi Pembayaran
Langkah paling krusial adalah memastikan data transaksi valid. Begitu nomor Virtual Account dimasukkan ke aplikasi m-banking atau ATM, sempatkan diri untuk melakukan verifikasi berlapis pada tiga komponen penting berikut ini:
- Nomor Virtual Account: Periksa kembali setiap digit angka yang tertera. Kesalahan satu angka saja dapat membuat transaksi gagal atau dana terkirim ke tagihan milik orang lain.
- Nama Penerima: Sistem perbankan akan otomatis menampilkan nama pemilik rekening tujuan setelah nomor VA dimasukkan. Pastikan nama yang muncul adalah nama Anda sendiri atau tertulis resmi atas nama Akulaku.
- Nominal Tagihan: Bayar sesuai dengan angka yang tertera di aplikasi hingga digit terakhir. Hindari melebihkan atau mengurangi jumlah pembayaran.
Nomor VA Hanya dari Aplikasi Resmi
Aturan emas yang wajib diingat adalah sumber perolehan nomor Virtual Account itu sendiri. Nomor VA pembayaran yang sah hanya bisa diambil langsung melalui aplikasi resmi Akulaku milik Anda.
Jangan pernah menggunakan nomor VA yang berasal dari tautan (link) yang dikirimkan melalui pesan singkat, email, atau media sosial yang mengatasnamakan pihak Akulaku. Modus phishing kerap memanfaatkan nomor VA palsu untuk mengelabui korban agar mentransfer dana ke rekening pribadi penipu.
Dengan memastikan ketiga hal tersebut dan hanya mengandalkan aplikasi resmi, risiko menjadi korban penipuan dapat ditekan seminimal mungkin. Keamanan dana dan akun sepenuhnya berada di tangan pengguna sebelum transaksi dikonfirmasi.