138 Kantong Darah Terkumpul dari Donor Massal Warga Belinyu dalam Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah

Penulis: Ragil  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 10:43:02 WIB
kantong darah berhasil dikumpulkan dari donor massal warga Belinyu dalam rangka Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah.

BANGKA — Ratusan warga Belinyu antusias mengikuti donor darah yang digelar PT Timah (Persero) Tbk di Gedung Stania, Selasa (28/7/2026). Total 138 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian Bulan Bakti HUT ke-50 perusahaan itu.

Bukan Sekadar Donor, Ada Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis

Kegiatan bertema 'Timah untuk Rakyat' ini tidak hanya berhenti pada donor darah. PT Timah juga menggelar khitanan massal dan pengobatan gratis untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Langkah ini disebut sebagai bentuk kepedulian langsung kepada warga.

Mamas: Donor Darah Bikin Badan Lebih Segar

Salah satu peserta, Mamas, mengaku sudah rutin mendonorkan darah. Ia merasa senang bisa kembali berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar PT Timah.

"Donor darah merupakan kegiatan yang bermanfaat. Setelah berdonor, tubuh saya terasa jauh lebih segar," ujarnya.

Harapan Warga: Agenda Rutin Enam Bulan Sekali

Mamas berharap kegiatan ini bisa dijadwalkan secara berkala, setidaknya setiap enam bulan. Menurutnya, jarak tersebut ideal bagi pendonor untuk kembali menyumbangkan darahnya.

"Kalau bisa diagendakan enam bulan sekali. Masyarakat yang ingin berdonor biasanya setelah enam bulan sudah bisa donor lagi," katanya.

Jumardi: Bentuk Sederhana Membantu Sesama

Hal serupa disampaikan Jumardi. Ia telah dua kali mengikuti donor darah yang diselenggarakan PT Timah. Baginya, kesempatan ini adalah cara sederhana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Melalui kegiatan ini, PT Timah mengajak masyarakat untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Donor darah dinilai tidak hanya menjadi aksi kemanusiaan, tetapi juga bentuk keterlibatan langsung perusahaan dengan warga.

Reporter: Ragil
Sumber: ayobangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top