KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — HyperX, yang kini menaungi lini gaming HP OMEN, merilis laptop terbaru mereka dengan nama HyperX OMEN 15. Unit yang diuji mengusung prosesor Intel Core Ultra 9 386H (Panther Lake) dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5070 dengan RAM 32GB. Fokus utama laptop ini adalah pada layar OLED 15,3 inci 3K (2880 x 1800) 120Hz yang menjadi fitur paling memukau.
Di game berat seperti Cyberpunk 2077, resolusi native 2880x1800 pada preset 'High' tanpa DLSS hanya menghasilkan rata-rata 47 FPS. Angka ini melonjak drastis saat DLSS diaktifkan. Dengan DLSS Transformer Model dan frame generation 2X, framerate naik ke 111 FPS. Untuk ray tracing level 'Low', kombinasi yang sama menghasilkan 90 FPS yang mulus.
Game kompetitif seperti Counter-Strike 2 dan Apex Legends berjalan di atas 100 FPS tanpa masalah, memanfaatkan refresh rate 120Hz. Black Myth: Wukong membutuhkan kompromi lebih besar: preset 'High' native hanya 36 FPS, tapi dengan DLSS 60% dan frame generation, angka itu naik ke 95 FPS.
Performa CPU-nya setara dengan ASUS ROG Zephyrus Duo terbaru dan Razer Blade 14/16. Sementara itu, GPU RTX 5070 versi laptop ini sekitar 31,3% lebih lambat dari versi desktop, sebuah konsekuensi umum dari arsitektur mobile NVIDIA.
Layar OLED menjadi bintang utama. Pengukuran colorimeter menunjukkan cakupan warna 100% P3 dan 100% sRGB, dengan kecerahan puncak 503 nits. Warna hitam pekat dan kontras tinggi membuat game apapun terlihat lebih hidup. Ini adalah layar terbaik di kelas laptop gaming menengah.
Desain bodi terbilang polos, hanya dengan logo OMEN kecil. Keyboard responsif dengan RGB 4 zona, namun posisi tombol angka (numpad) membuat area ketik bergeser ke kiri—kurang ergonomis untuk penggunaan sehari-hari. Trackpad mekanis 5,7 inci cukup responsif, meski bagian atasnya kehilangan umpan balik klik. Speaker juga kurang bertenaga, terutama di frekuensi rendah.
Varian dengan spesifikasi persis seperti di atas (Core Ultra 9, RTX 5070, RAM 32GB, SSD 1TB) dijual dengan harga awal $2.799,99 (sekitar Rp 46,2 juta). Namun, pada saat penulisan, HP memberikan diskon besar-besaran hingga $700, menjadikannya $2.099,99 (sekitar Rp 34,6 juta). Varian AMD dengan RAM 16GB dan layar 2,5K juga dibanderol $2.099,99. Harga ini belum termasuk pajak dan ketersediaan resmi di Indonesia yang belum diumumkan.
HyperX OMEN 15 adalah laptop yang sangat bergantung pada diskon. Pada harga normal Rp 46 jutaan, persaingan sangat ketat. Namun, dengan potongan harga Rp 10,8 juta, laptop ini menjadi pilihan menarik bagi gamer yang mengutamakan kualitas layar OLED dan performa kompetitif berkat DLSS. Kelemahan utamanya adalah kebisingan kipas yang sangat tinggi saat bermain game berat—pastikan Anda selalu menggunakan headset.
Laptop ini ideal untuk gamer yang sering bermain di rumah dan tidak terganggu suara bising. Bagi yang sering bermain di kafe atau perpustakaan, atau yang tidak mau bergantung pada DLSS untuk game berat, laptop lain mungkin lebih cocok.