Gubernur Babel Instruksikan BPBD Siaga Salurkan Air Bersih, Warga Bisa Ajukan Bantuan Lewat 4 Langkah

Penulis: Yasir  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 13:26:52 WIB

PANGKALPINANG — Empat langkah pengajuan bantuan air bersih selama musim kemarau ekstrim di Kepulauan Bangka Belitung resmi ditetapkan. Gubernur Hidayat Arsani meminta BPBD provinsi menjalankan prosedur itu secara transparan dan cepat. “Saya meminta BPBD harus bergerak cepat untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan,” ujarnya di Pangkalpinang, Minggu.

Empat Langkah Praktis Dapatkan Air Bersih

Warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat mengikuti alur berikut:

  • Permohonan resmi — Warga mengajukan surat permohonan melalui pemerintah desa, kelurahan, atau kecamatan setempat.
  • Kelengkapan data — Sertakan informasi detail lokasi terdampak, jumlah kepala keluarga (KK), dan estimasi kebutuhan air harian.
  • Verifikasi dan penjadwalan — Tim BPBD melakukan verifikasi cepat di lapangan dan menyusun jadwal distribusi secara transparan.
  • Penyaluran langsung — Armada mobil tangki BPBD menyalurkan air bersih ke permukiman warga sesuai jadwal yang ditetapkan.

Komitmen Pemprov Wujudkan Babel Berdaya 2029

Hidayat menegaskan instruksi tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Kepulauan Babel dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. “Aksi tanggap darurat ini sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pemerintahan yang responsif, andal, dan terpercaya,” katanya. Langkah ini juga mengakselerasi Visi RPJMD “Babel Berdaya 2029” untuk mewujudkan daerah yang berdaya saing, berbudaya, mandiri, dan sejahtera.

Gubernur menyebut air bersih adalah kebutuhan pokok, bukan pilihan. Oleh karena itu, Pemprov harus hadir cepat dan terukur. “Pelayanan publik harus responsif, bersih, dan melayani demi terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan sehat,” ujarnya.

Call Center dan Verifikasi Lapangan

Untuk memudahkan akses, Pemprov menyediakan pusat panggilan tanggap darurat BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di nomor 0811-7818-600. Masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut untuk informasi, pengaduan, atau pelacakan jadwal distribusi. Tim BPBD akan melakukan verifikasi di lapangan sebelum penjadwalan untuk memastikan data akurat.

Hidayat menambahkan, keterbukaan alur permohonan ini menjadi bukti nyata sasaran pembangunan daerah dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif, bersih, dan melayani. Warga diharapkan segera melapor jika mengalami kesulitan air bersih agar penanganan bisa dilakukan tepat sasaran.

Reporter: Yasir
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top