Woking Akhiri Kerja Sama dengan Jermain Defoe Usai Empat Bulan, Direktur Ungkap Kekhawatiran Internal

Penulis: Saiful  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 02:27:31 WIB

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Jermain Defoe resmi hengkang dari kursi manajer Woking. Mantan striker Timnas Inggris itu meninggalkan klub National League setelah memegang kendali sejak Maret 2025—masa bakti singkat yang hanya melewati enam laga liga. Kepergiannya terjadi tepat di tengah persiapan musim 2025/26.

Kekhawatiran Meluas di Dalam Klub

Direktur sepak bola Woking, Jody Brown, mengungkapkan bahwa sinyal tak biasa mulai tercium dalam beberapa pekan terakhir. “Ada feedback dari pemain, staf, dan departemen lain mengenai growing concerns,” katanya dalam pernyataan resmi. Brown menegaskan Defoe sendiri tak pernah menyampaikan keluhan serius secara langsung kepadanya selama bertugas.

Brown sebelumnya selalu mendengar antusiasme dari Defoe. “Umpan baliknya selalu positif, dia sering mengungkapkan semangatnya untuk musim ini—baik secara publik maupun pribadi,” tambah Brown. Karena itu, ia mengaku terkejut dengan spekulasi yang mengiringi kepergian mendadak mantan striker Tottenham tersebut.

Laporan Tak Pernah Diterima, Meeting Dihadiri Kursi Kosong

Kekhawatiran itu mendorong Brown meminta Defoe dan asisten Paul Bracewell menyusun laporan singkat. Isinya: kedalaman skuad saat ini, target rekrutan, dan tantangan operasional. Brown ingin memberikan dukungan yang dibutuhkan. Namun permintaan tersebut—meski disampaikan lebih dari sekali—tak pernah dipenuhi.

Puncaknya, sebuah rapat dijadwalkan antara direksi, manajer, asisten manajer, dan kepala operasi untuk mengevaluasi persiapan musim. “Baik Jermain maupun asistennya tidak hadir dalam rapat itu, juga tidak mengikuti sesi latihan hari itu,” ujar Brown. Ia enggan berspekulasi soal alasan di balik ketidakhadiran tersebut.

Defoe: Pengalaman yang Membuka Mata

Defoe meninggalkan jejak gemilang sebagai pemain: 305 gol dari 763 penampilan senior bersama West Ham, Tottenham, Portsmouth, dan Sunderland, plus 20 gol dalam 57 laga internasional untuk Inggris. Sebelum ke Woking, ia sempat menjadi bagian staf pelatih interim di Rangers pada 2021 dan bekerja di akademi Spurs hingga 2024.

Dalam pernyataannya usai hengkang, Defoe menyebut masa jabatannya di Woking sebagai “pengalaman manajerial yang membuka mata dan pasti membuat saya lebih kuat untuk tantangan berikutnya.” Ia tidak merinci penyebab kepergiannya.

Brown Akui Salah Rekrut, Tapi Tak Menyesal

Jody Brown mengambil tanggung jawab penuh atas perekrutan Defoe. Ia mengaku percaya bahwa mantan bomber Timnas Inggris itu adalah sosok yang tepat membawa Woking ke era baru. “Seperti yang sering kita lihat, kesuksesan sebagai pemain tidak selalu menular ke manajemen dan kepemimpinan,” ujarnya.

Meski begitu, Brown menyampaikan harapan agar Defoe sukses di karier selanjutnya. “Saya dengan tulus berharap dia berhasil di jalur mana pun yang dia tempuh.” Woking kini harus berburu manajer baru tepat sebelum kick-off musim 2025/26.

Reporter: Saiful
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top