PANGKALPINANG — BRI Region 6 baru-baru ini menggelar program peningkatan kompetensi bagi para Manager Operasional & Layanan (MOL) dari berbagai unit kerja. Program bertajuk Operational Enhancement Project (OEP) ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kapabilitas sumber daya manusia di sektor operasional dan layanan.
Melalui OEP, para MOL dibekali pemahaman mendalam mengenai standar operasional terbaru, manajemen risiko, serta teknik pelayanan prima. Pelatihan ini diharapkan mampu menyelaraskan praktik kerja di lapangan dengan kebijakan korporasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi dan berbagi pengalaman antar-manager dari berbagai cabang. Dengan begitu, setiap unit kerja dapat mengadopsi praktik terbaik yang sudah terbukti efektif di tempat lain.
Peningkatan kompetensi MOL berdampak langsung pada kualitas layanan yang diterima nasabah. Manager yang terlatih mampu memastikan proses transaksi berjalan cepat, akurat, dan minim kesalahan. Hal ini krusial mengingat BRI melayani jutaan nasabah di wilayah Region 6, termasuk di daerah-daerah terpencil di Bangka Belitung.
Selain itu, pengelolaan operasional yang baik juga memperkuat sistem pengendalian internal. Risiko kesalahan administrasi atau fraud dapat ditekan lebih dini.
BRI Region 6 secara konsisten menjalankan program pengembangan SDM setiap tahun. OEP menjadi salah satu agenda prioritas karena menyentuh langsung aspek operasional yang menjadi tulang punggung pelayanan perbankan.
Dengan pelatihan ini, BRI optimistis mampu menjaga kepercayaan nasabah dan meningkatkan efisiensi di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.