Pencarian

Houthi Serang Bandara dan Fasilitas Aramco, Satu Warga Pakistan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 • 11:37:01 WIB
Houthi Serang Bandara dan Fasilitas Aramco, Satu Warga Pakistan Tewas
Serangan Houthi menghantam Bandara King Khalid Riyadh dan menewaskan seorang warga Pakistan.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kelompok Houthi dari Yaman menyerang dua bandara internasional Arab Saudi dan dua fasilitas migas milik Aramco pada Minggu (11/10) malam. Serangan terhadap Bandara King Khalid di Riyadh menewaskan seorang warga negara Pakistan dan melukai 11 orang lainnya, sehari setelah serangan serupa di lokasi yang sama menewaskan 13 orang. Eskalasi ini memukul langsung sektor penerbangan sipil dan infrastruktur energi di jantung produksi minyak Saudi.

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi (GACA) menyatakan penilaian kerusakan dan pemeriksaan keselamatan tengah dilakukan di Bandara Internasional King Fahd, Dammam, Provinsi Timur. Pemeriksaan berjalan bersama pihak berwenang terkait, namun otoritas belum merinci tingkat kerusakan maupun jumlah korban di lokasi tersebut.

Koalisi pimpinan Saudi mengklaim sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan sebuah drone di Provinsi Timur. Klaim itu disampaikan melalui platform X, tanpa menyebut lokasi persis intersepsi.

Riyadh Jadi Sasaran Kedua dalam Sehari

Juru bicara militer Saudi menyatakan sebuah proyektil menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Minggu (11/10), memicu kebakaran di salah satu aula penumpang. GACA melalui platform X mengonfirmasi seorang warga negara Pakistan tewas dalam insiden itu, sementara laporan BBC yang mengutip pejabat Saudi menyebut 11 orang lainnya terluka.

Serangan itu terjadi sehari setelah gempuran di bandara yang sama menewaskan 13 orang dan melukai 308 orang. Artinya, dalam dua hari berturut-turut, bandara utama ibu kota Saudi menjadi sasaran proyektil yang sama.

Klaim Houthi: Rudal Balistik hingga Drone

Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, dalam pernyataan yang disiarkan televisi mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke Bandara King Fahd. Ia menyebut serangan itu mengenai sasaran secara langsung dan mengganggu lalu lintas udara.

Saree juga mengklaim serangan terhadap Bandara King Khalid di Riyadh, fasilitas gas Shedgum, dan fasilitas minyak Tanajib milik Aramco di Provinsi Timur. Menurutnya, operasi tersebut menggunakan kombinasi rudal balistik, rudal jelajah, dan drone dalam kurun 24 jam terakhir.

"Kami akan melanjutkan operasi yang terus meningkat jauh di dalam wilayah Arab Saudi," kata Saree, seraya memperingatkan bahwa semua bandara Saudi merupakan target potensial, kecuali bandara di Mekkah dan Madinah.

Dampak ke Penerbangan Sipil dan Infrastruktur Energi

Houthi menyatakan penargetan Arab Saudi merupakan balasan atas dukungan negara itu terhadap pasukan pemerintah dalam perang saudara di Yaman, serta serangan udara terhadap bandara di Sanaa. Kelompok itu juga memperingatkan maskapai penerbangan dan penumpang agar tidak menggunakan bandara dan wilayah udara Arab Saudi.

Dua fasilitas Aramco yang diklaim diserang, Shedgum dan Tanajib, merupakan bagian dari rantai produksi dan pengolahan gas serta minyak di Provinsi Timur. Provinsi ini menampung sebagian besar kapasitas ekspor energi Saudi, sehingga gangguan di sana berpotensi mengguncang pasar minyak global.

Hingga pernyataan terbaru, otoritas Saudi belum mempublikasikan rincian kerusakan di fasilitas Aramco maupun Bandara King Fahd. Penerbangan sipil di Riyadh dan Dammam berpotensi mengalami penundaan seiring proses pemeriksaan keselamatan yang masih berlangsung.

Bagi pasar energi, eskalasi ini menambah tekanan pada harga minyak dunia yang sudah sensitif terhadap konflik Timur Tengah. Bagi Saudi, serangan beruntun dalam sepekan menguji efektivitas sistem pertahanan udara di dua bandara internasional sekaligus dan memaksa otoritas penerbangan menyeimbangkan keamanan dengan kelancaran lalu lintas udara.

Follow www.belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks