BANGKA SELATAN — Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Agus Afandi menyatakan api yang membakar permukiman padat penduduk tersebut sudah berhasil dipadamkan. Petugas tetap melakukan pendinginan karena sebagian besar material rumah warga berbahan papan.
Kebakaran bermula dari lahan di dekat lingkungan permukiman. Api mulai menyala sekitar pukul 15.10 WIB, lalu merambat cepat ke rumah-rumah warga.
"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan. Update laporan pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," kata Agus Afandi.
Api Merambat Cepat ke Rumah Berdinding Papan
Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima informasi kejadian tersebut dan memantaunya melalui media sosial. Di bawah koordinator Komandan Regu Piket, petugas mengkonfirmasi langsung ke Kepala Bidang KL BPBD Babel untuk mempersiapkan personel, sarana, dan prasarana menuju lokasi kejadian.
Luas lahan yang terdampak belum diketahui karena proses pendataan masih berlangsung. Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan petugas.
2.000 Jiwa Terdampak, Pendataan Masih Berjalan
Pendataan sementara hingga Minggu (11/10/2026) pukul 07.00 WIB mencatat total 2.000 jiwa terdampak. Jumlah rumah yang hangus mencapai 500 unit, tersebar di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2.
"Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan," ujar Agus Afandi.
Petugas masih berada di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Data korban dan kerugian diperkirakan masih akan bertambah seiring berjalannya pendataan.