Pencarian

Bunda Literasi Babel Dorong Guru Kuasai Teknologi AI, Tekankan Karakter Kebangsaan Tak Boleh Hilang

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:46:02 WIB
Bunda Literasi Babel Dorong Guru Kuasai Teknologi AI, Tekankan Karakter Kebangsaan Tak Boleh Hilang
Bunda Literasi Babel Noni Hidayat Arsani berbicara di hadapan pihak SMAN 1 Pangkalpinang saat kunjungan kerja, Jumat.

Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Noni Hidayat Arsani mendorong peningkatan kemampuan teknologi informasi bagi para guru di era artificial intelligence (AI) saat mengunjungi SMAN 1 Pangkalpinang. Menurutnya, kemajuan teknologi digital yang berlangsung pesat harus diiringi kesiapan sumber daya manusia tenaga pendidik agar dunia pendidikan tidak tertinggal. Ia juga menekankan penguatan pendidikan karakter kebangsaan bagi siswa di tengah perubahan zaman.

PANGKALPINANG — Noni Hidayat Arsani menilai teknologi yang berkembang tanpa dukungan SDM yang mumpuni akan membuat dunia pendidikan tertinggal. Karena itu, ia menyebut dua hal itu harus berjalan sejalan di lingkungan sekolah.

"Di era sekarang ini, teknologi sangat berkembang. Kita memang harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, supaya kita tidak tertinggal," kata Noni saat mengunjungi SMAN 1 Pangkalpinang, Jumat.

Pernyataan itu disampaikannya di hadapan pihak sekolah dalam kunjungan kerja ke salah satu sekolah unggulan di Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

Teknologi dan SDM Harus Sejalan

Noni menyoroti bahwa kemajuan teknologi digital di era AI berlangsung pesat. Menurutnya, dunia pendidikan harus mampu mengikuti perubahan zaman dengan kesiapan tenaga pendidik yang memadai.

"Teknologinya ada, SDM-nya kurang mumpuni, itu juga bisa tertinggal. Jadi dua-duanya harus sejalan," ujarnya.

Ia menilai teknologi membawa manfaat sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kualitas SDM penting diterapkan di sekolah.

SMAN 1 Pangkalpinang Jadi Contoh Penerapan

Noni menyebut SMAN 1 Pangkalpinang sebagai salah satu sekolah unggulan di Kepulauan Babel. Ia berharap sekolah itu bisa menerapkan keseimbangan antara teknologi dan kualitas SDM kepada para siswa.

"Kami yakin, sekolah ini bisa menerapkan keseimbangan dua hal ini ke para siswa. Kami optimis, sekolah ini akan terus mencetak generasi-generasi penerus terbaik untuk Pangkalpinang dan Bangka Belitung ke depannya," ujarnya.

Ia juga mendorong agar SMAN 1 Pangkalpinang terus melahirkan generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.

Karakter Kebangsaan Tetap Jadi Pijakan

Selain kemampuan akademik dan penguasaan teknologi, Noni menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter kebangsaan bagi siswa. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan tetap menjadi pijakan di tengah perubahan zaman.

"Jangan sampai norma-norma kebangsaan kita menjadi hilang," katanya.

Ia menilai pendidikan karakter tidak dapat dipisahkan dari penguasaan pengetahuan dan teknologi. Keduanya harus berjalan bersama dalam proses pendidikan di sekolah.

"Mari bersama-sama pastikan, generasi penerus kita mampu mengikuti perkembangan teknologi, tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan, yang menjadi pijakan dalam kehidupan," katanya.

Peningkatan SDM guru di era AI ini disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Follow www.belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks