Kemenkop Perkuat 393 KDKMP Bangka Belitung Masuk Rantai Pasok Tambang Timah Sesuai Prinsip GMP

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:31:01 WIB
Pengurus KDKMP mengikuti bimbingan teknis peningkatan kapasitas produksi di Hotel Swiss-Belhotel Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG — Kementerian Koperasi menggandeng Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan PT Timah Tbk untuk mendorong koperasi desa bertransformasi menjadi pelaku usaha pertambangan yang legal, produktif, dan berkelanjutan. Bimbingan teknis Peningkatan Kapasitas Produksi melalui Penerapan Good Mining Practice (GMP) diikuti pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari lima kabupaten/kota.

Kegiatan berlangsung dua hari. Hari pertama di Hotel Swiss-Belhotel Pangkal Pinang, hari kedua peserta mengikuti kunjungan lapangan ke site penambangan PT Timah di Desa Tanjung Gunung.

Koperasi Didorong Naik Kelas dari Penambang ke Pelaku Usaha

Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kemenkop Elviandi menegaskan, koperasi tidak boleh berhenti di posisi paling bawah rantai nilai pertambangan. "Melalui koperasi didorong untuk bertransformasi menjadi pelaku usaha pertambangan yang legal, profesional, produktif, serta berkelanjutan," kata Elviandi.

Menurutnya, koperasi jadi alat masyarakat mengonsolidasikan sumber daya dan memperkuat posisi tawar. "Melalui koperasi, masyarakat dapat mengonsolidasikan sumber daya, memperkuat tata kelola, meningkatkan posisi tawar, serta membangun kekuatan ekonomi secara bersama-sama," tegasnya.

Dari sisi jumlah, populasi koperasi di Bangka Belitung per Oktober 2026 mencapai 1.819 unit, dengan 1.397 di antaranya aktif. Sebanyak 393 unit sudah berbentuk KDKMP.

Timah Penyumbang 80,42 Persen Ekspor Babel

Pertambangan timah masih jadi tulang punggung ekonomi provinsi ini. PDRB Bangka Belitung pada 2025 tercatat Rp116,81 triliun dengan pertumbuhan 4,09 persen.

Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 7,89 persen atau Rp9,21 triliun terhadap PDRB. Pertambangan bijih logam berkontribusi Rp5,65 triliun di dalamnya.

Nilai ekspor timah mencapai 1,66 miliar dolar Amerika Serikat, setara 80,42 persen dari total ekspor provinsi.

Seleksi Mitra Lewat Portal Digital, Wajib Lolos K3LH

PT Timah membuka pelibatan koperasi dalam rantai pasok penambangan dengan syarat ketat. Kerja sama tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Pangkalpinang.

Calon mitra wajib melewati pra-kualifikasi legalitas dan finansial melalui portal Pengadaan.Com (PDC). Evaluasi teknis, peralatan, dan K3LH dilakukan lewat Mining Contractors Online System (MCOS).

Kunjungan lapangan hari kedua mencakup area layout seluas 48,75 hektare dan Rencana Kerja seluas 3,75 hektare di Desa Tanjung Gunung.

Pemprov Fasilitasi Perizinan hingga Gerai Desa

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepulauan Babel Arie Primajaya menyebut pihaknya fokus memfasilitasi kelembagaan dan perizinan. Percepatan sarana pendukung seperti pembangunan gerai dan pemetaan lahan juga disiapkan.

"Kami berkomitmen mendampingi koperasi desa dan koperasi eksisting agar tidak hanya tertib administrasi dan kelembagaan. Tetapi juga siap secara teknis dan operasional untuk bermitra dengan BUMN maupun pelaku usaha pertambangan secara legal," kata Arie.

Penguatan ini sejalan dengan program prioritas Babel Berdaya 2029. Dukungan regulasi datang lewat Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 12 Tahun 2025.

Elviandi berharap sinergi ini jadi model percontohan nasional untuk usaha pertambangan berbasis koperasi yang legal, aman, produktif, dan berkelanjutan.

Reporter: Sutomo
Sumber: hariandialog.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top